35 Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal & Populer

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal & Populer – Kota Yogyakarta atau akrab disebut Jogja merupakan destinasi wisata yang sangat mempesona. Buktinya, kota ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai luar kota, terutama pada masa-masa liburan.

Terdapat banyak magnet yang menjadi daya tarik Kota Jogja untuk di kunjungi, dari mulai tempat wisata, wisata kuliner, wisata budaya dan terdapat pula wisata kesenian khas dari kota keraton ini, serta di lengkapi arsitektur bangunan yang ada di Jogja bisa membuat para pengunjung semakin jatuh cinta.

Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal & Populer

Apabila para sobat traveller sedang merencanakan liburan ke Jogja dalam waktu dekat, tidak perlu bingung hendak ke mana, serta tujuan wisata mana saja yang menarik untuk di jelajahi. Karena, kami merekomendasikan 35 daftar tempat wisata paling terkenal dan populer untuk di kunjungi.

Berikut adalah daftar lengkap tempat wisata di Jogja yang tidak boleh dilewatkan, mulai dari tempat wisata sejarah hingga wisata kekinian, serta viral terpajang di media sosial. Tentunya sangat cocok di kunjungi bersama keluarga, terutama Anak-anak. Karena wisata Jogja berbasis pengetahuan, hiburan, sejarah, budaya. Berikut . . .

Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal & Populer

1). Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Jogja. Tempat ini merupakan Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan masih menjadi hunian keluarga kerajaan hingga saat ini. Keraton bisa digolongkan sebagai salah satu situs sejarah yang menyimpan banyak kisah dari masa lampau.

Wisatawan bisa mengelilingi area Keraton dengan membayar karcis masuk sebesar Rp 7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja ini dibuka untuk masyarakat umum pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Lokasinya tepat di Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton.

Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum seperti becak atau delman maupun kendaraan pribadi untuk tiba di objek wisata sejarah ini. Saat berkunjung ke Keraton, wisatawan akan disuguhi pemandangan elok khas arsitektur zaman dahulu. Gedung-gedung yang indah dan artistik menjadi latar berfoto yang eksotis.

Di dalam Keraton, wisatawan juga bisa melihat-lihat berbagai koleksi warisan dari masa lalu yang dipamerkan di ruang khusus. Bagaimana ? tertarik bukan untuk mengunjungi Tempat Wisata Yogyakarta Paling Terkenal dan Populer ini.

2). Malioboro

Jalan Malioboro Jogja

Malioboro adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang merupakan favorit para wisatawan. Bahkan, hampir semua orang yang pernah berkunjung ke kota ini pasti pernah menyambangi Malioboro. Tempat ini merupakan sebuah kawasan yang menawarkan beragam daya tarik.

Pengunjung bisa berbelanja batik, duduk santai di bangku-bangku yang tersedia di trotoar, atau memanjakan lidah dengan berwisata kuliner. Untuk mencapai Malioboro sangat mudah karena tempat ini berada tepat di jantung Kota Jogja.

Banyak transportasi umum yang menghubungkannya dengan wilayah lain. Bahkan, apabila Anda datang dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan kaki ke Malioboro sangat memungkinkan karena jaraknya yang cukup dekat.

Malioboro merupakan ruang publik, Anda tidak perlu membayar untuk berkunjung ke Malioboro. Pengunjung hanya perlu membayar biaya retribusi jika datang dengan kendaraan bermotor. Agar nyaman berkunjung ke Malioboro, pilihlah waktu pada sore hari sehingga keindahan dan eksotisme destinasi ini semakin terasa berkesan.

3). Alun-Alun Kidul

Alun-Alun Kidul Jogja

Di tempat ini terkenal sebuah tradisi setempat yang disebut “masangin”. Ini adalah prosesi berjalan lurus melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup. Biasanya, para pengunjung yang mencoba prosesi ini tidak banyak yang berhasil dan justru melenceng ke kiri atau ke kanan dan bahkan ada juga yang keluar batas lapangan Alun-Alun Kidul ini.

Pada siang hari, tempat ini tidak tampak begitu menarik. Hanya ada tanah lapang yang luas dengan 2 pohon beringin yang sangat besar tumbuh di tengahnya. Namun, keramaian akan mulai terlihat menjelang sore. Sepeda tandem dan becak hias memadati jalanan yang melingkari Alun-alun Kidul.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati suasana sore hingga malam sambil menikmati wedang ronde atau jagung bakar. Nyanyian merdu para pengamen akan semakin menyempurnakan pengalaman para sobat traveller berkunjung ke Jogja.

4). Kebun Binatang Gembiraloka

Kebun Binatang Gembiraloka

Melihat keragaman aneka satwa, mulai dari gajah, ular, monyet, hingga burung, adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Hal itu bisa diwujudkan dengan berkunjung ke Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta.

Selain melihat-lihat, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan binatang-binatang ini. Bahkan, ada pula kesempatan untuk berfoto secara langsung dengan aneka satwa tersebut. Kebun Binatang Gembiraloka terletak di Jl. Kebun Raya No. 2. Area kebun binatang ini memang cukup luas sehingga bisa menampung puluhan bahkan ratusan jenis satwa.

Untuk menuju Gembiraloka, pengunjung bisa memanfaatkan beberapa alat transportasi, termasuk bus. Bagi wisatawan, disarankan untuk datang setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum 16.00 WIB. Sebagai biaya masuk, Anda juga harus membayar tiket Rp 30.000 per orang.

Ada beragam keseruan lain yang bisa dirasakan saat berkunjung ke kebun binatang Gembiraloka, seperti misalnya perahu boat, kapal katamaran, gajah tunggang, perahu senggol, dan sebagainya.
Karena luasnya area wisata, Anda bisa berkeliling menggunakan kereta mini yang disebut Taring. Kereta ini berkeliling di Gembiraloka dan mengangkut para pengunjung dari satu titik ke titik lain.

5). Tlogo Putri Kaliurang

Tlogo Putri Kaliurang Jogja

Tempat wisata di Jogja ini memang tidak terlalu besar. Letaknya tepat di kawasan Terminal Kaliurang. Salah satu hal yang ditawarkannya adalah pemandangan alam yang hijau dengan bukit-bukit yang tegak menjulang menyembul di baliknya. Hawa yang segar pun masih bisa dinikmati tatkala kita berkunjung ke tempat wisata di Jogja ini.

Saat berlibur ke Jogja, apakah Anda pernah berkunjung ke Kaliurang ?

Kawasan ini terletak tepat di lereng Gunung Merapi. Untuk tiba di sana, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota. Salah satu objek wisata yang layak untuk dikunjungi di Kaliurang adalah Tlogo Putri, Kaliurang.

Selain itu, ada pula bendungan kecil yang tepinya sungguh menarik untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong. Sambil menikmati teh nasgitel dan jadah tempe, Anda bisa berwisata sembari bercengkerama bersama keluarga atau teman.

Untuk masuk ke kawasan wisata Kaliurang, pengunjung hanya perlu membayar Rp 3.000 per orang. Di sini, tersedia pula kuliner khas penduduk Kaliurang yaitu sate kelinci. Anda bisa menginap selama satu hingga dua hari di daerah ini. Jangan khawatir, ada banyak pilihan tempat menginap yang terekomendasi dan harganya murah.

6). Jogja Bay Adventures Waterpark

Jogja Bay Adventures Waterpark

Jogja Bay Adventures Waterpark terletak di Jl. Stadion Maguwoharjo, Depok. Lokasinya cukup jauh dari jalan utama sehingga disarankan bagi pengunjung untuk menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mencapainya, Anda bisa masuk melalui Ring Road Utara, baik dari arah Condongcatur, maupun Maguwoharjo.

Tempat wisata di Jogja yang relatif baru ini menawarkan beragam permainan air yang cukup menantang. Ada berbagai wahana permainan air yang tersedia, baik yang ditujukan untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak. Oleh karena itu, tempat wisata di Jogja ini sangat cocok menjadi tempat berlibur anggota keluarga saat hari libur.

Untuk menikmati berbagai keseruan yang ada di waterpark yang paling megah di Jogja ini, Anda perlu membayar tiket masuk Rp 90.000 pada hari biasa dan Rp 100.000 pada akhir pekan. Sementara itu, tiket masuk untuk anak-anak harganya adalah Rp 60.000 – Rp 75.000 / Anak.

Alamat : Jl. Stadion, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam Oprasional : 07.00 – 18.00
Telepon : (0274) 8722020

7). Desa Wisata Kalibiru

Desa Wisata Kalibiru

Desa Wisata Kalibiru merupakan salah satu tempat wisata di Jogja yang sedang fenomenal di kalangan anak muda belakangan ini. Letaknya di Jl. Waduk Sermo, Kalibiru, Kulonprogo. Tempat wisata ini menjadi perbincangan karena sebuah pemandangan indah yang pernah terekam melalui salah satu kamera pengunjung dan di-posting di Instagram serta Facebook.

Di Desa Kalibiru, pengunjung memang bisa berpose di atas sebuah pohon pinus yang tinggi. Indahnya warna hijau pepohonan di lereng bukit menjadi latar belakang yang sangat alami. Untuk memasuki area wisata ini, Anda harus membayar Rp10.000 per orang. Biaya ini belum termasuk biaya parkir dan biaya foto.

Kalibiru mulai dibuka untuk umum pada jam 06.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari.

8). Puncak Becici

Puncak Becici Jogja

Lokasi lain yang sangat ideal untuk melihat Jogja dari ketinggian adalah Puncak Becici. Tempat wisata ini pun menjadi salah satu tempat favorit para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman petualangan yang berbeda. Puncak Becici berada di Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul.

Untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, pengunjung bisa melewati Jalan Imogiri Timur, lalu menuju arah Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Mangunan. Petunjuk arah akan mengarahkan pengunjung pada sebuah kawasan wisata yang sarat dengan pohon-pohon pinus.

Dari Puncak Becici, terlihat pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Petak-petak sawah, Gunung Merapi dan Sindoro, serta langit yang biru, menjadi hiasan yang sangat sulit digambarkan dengan kata-kata. Tempat wisata di Jogja yang satu ini memang belum terlalu ramai dan fasilitas yang tersedia juga masih terbatas dan terkesan sederhana.

9). Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan

Tempat wisata lain yang juga sempat menjadi perbincangan adalah Hutan Pinus Mangunan. Lokasinya berada sekitar 23 km dari pusat kota. Pengunjung bisa tiba di sana dengan menyusuri jalan Imogiri Timur dan mencari Desa Mangunan, Dlingo.

Apa yang menarik dari tempat wisata di Jogja ini ? Seperti namanya, di Hutan Pinus Mangunan ini terdapat deretan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi hingga menutupi seluruh kawasan. Suasana alam yang segar dan teduh semakin membuat pengalaman memasuki hutan menjadi lebih menyenangkan sekaligus menantang.

Di sini bahkan terdapat sebuah panggung terbuka yang materialnya secara keseluruhan terbuat dari kayu. Ada pula tempat duduk melingkar yang terbuat dari batang pohon. Di panggung unik ini, sering diadakan acara sastra, teater, dan pertunjukan musik.

Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke Hutan Pinus Mangunan adalah pada pagi hari sekitar 06.00 WIB hingga 10.00 WIB atau sore hari pada 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Biaya masuk tidak ada, alias gratis. Anda hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 3.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

10). Candi Ijo

Candi Ijo Sleman Yogjakarta

Ada banyak objek wisata yang berupa candi di Jogja di sekitarnya seperti misalnya Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun, candi yang satu ini sangat berbeda, khususnya karena letaknya. Candi ini terletak sekitar 410 m dari permukaan laut, yaitu di sebuah bukit bernama Gumuk Ijo atau Bukit Hijau.

Di kompleks candi ini, ada sekitar 17 struktur dan terbagi dalam 11 teras yang berbentuk undakan. Konon, candi ini dibangun pada abad ke-9. Selain bisa menikmati keindahan bangunan candi, pengunjung juga bisa melihat panorama alam sekitar dari ketinggian.

Dari lokasi ini, Anda bisa melihat langsung proses landing atau take off pesawat di Bandara Adi Sutjipto. Bukan hanya karena lokasinya, kemegahan Candi Ijo juga menjadi daya tarik bagi para penikmat sejarah masa lampau.

11). Tebing Breksi

Tebing Breksi

Tebing Breksi termasuk jenis objek wisata yang terbentuk karena aktivitas manusia. Konon, pada 1980-an, ada aktivitas penambangan batu kapur breksi yang dilakukan oleh warga setempat di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Prambanan. Oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Mei 2015, tempat ini diresmikan sebagai cagar budaya.

Menariknya, pengunjung bisa menikmati berbagai pahatan para seniman lokal di Tebing Breksi. Ada bermacam-macam gambar yang terpahat, contohnya wayang. Karena tampilannya yang unik tersebut, Tebing Breksi pun sering dimanfaatkan sebagai lokasi foto prewedding atau selfie.

Selain bisa menikmati karya seni yang unik, pengunjung juga bisa melihat pemandangan yang mempesona dari puncak tebing, termasuk panorama Candi Ijo dan Candi Ratu Boko. Bahkan, pada bagian dasar terdapat sebuah amphitheatre yang disebut Tlatar Seneng dan berfungsi sebagai tempat pertunjukan.

12). Bukit Bintang

Bukit Bintang

Bukit Bintang adalah lokasi wisata favorit anak-anak muda di Jogja. Letaknya di daerah Piyungan atau di Jl. Wonosari. Ini adalah sebuah area di pinggir tebing yang dilengkapi dengan bangunan-bangunan sederhana, tetapi kokoh. Di sini, pengunjung bisa melihat keindahan Kota Jogja dari ketinggian.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Bukit Bintang adalah pada sore hari. Pengunjung akan disuguhi panorama cantik dari matahari yang sedang terbenam. Selanjutnya, ketika malam tiba, lampu-lampu kendaraan dan bangunan di kejauhan akan terlihat berkelip-kelip seperti kunang-kunang yang berjumlah ribuan.

Di Bukit Bintang, Anda bisa sekaligus dinner romantis bersama pasangan. Pilihan menunya sederhana, yaitu teh hangat dan jagung bakar yang nikmat. Keduanya akan sempurna menemani waktu bersantai Anda di malam hari.

13). Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo adalah salah satu objek wisata unik yang terdapat di Jogja. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pantai Parangtritis. Gumuk atau tumpukan pasir ini terbentuk dari pasir yang berasal dari abu vulkanik yang merupakan hasil letusan Gunung Merapi.

Aktivitas yang lazim terlihat di Gumuk Pasir Parangkusumo adalah sandboarding. Ini adalah semacam olahraga seperti skateboarding, hanya saja dengan menggunakan alat khusus dan dilakukan di atas pasir. Tersedia pula penyewaan alat sehingga Anda hanya perlu datang dan menikmati keseruan ber-sandboarding di tempat wisata di Jogja yang unik ini.

Gumuk Pasir juga sering dimanfaatkan sebagai tempat untuk berfoto prewedding bagi pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan. Suasana yang eksotis dan menarik membuat Gumuk Pasir menjadi magnet bagi para wisatawan untuk berkunjung.

14). Pantai Nglambor

Pantai Nglambor Jogja

Salah satu dari belasan pantai yang terdapat di pesisir selatan Gunungkidul adalah Pantai Nglambor. Berbeda dengan pantai-pantai lainnya, Pantai Nglambor menyajikan keindahan alam bawah laut yang dihuni oleh beragam biota laut yang mempesona.

Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan berbagai jenis ikan yang sangat cantik. Air laut di Pantai Nglambor pun sangat jernih sehingga penyelam bisa melihat dengan jelas makhluk-makhluk bawah laut yang indah ini. Kelebihan lain dari Pantai Nglambor adalah suasananya yang masih alami serta pantainya yang berpasir putih.

15). Taman Pelangi

Taman Pelangi Jogja

Apakah Anda pernah berkunjung ke Taman Pelangi yang berada di dalam area Monumen Jogja Kembali ? Bukan, tempat ini bukanlah arena untuk melihat pelangi yang biasanya terbentuk di langit. Taman Pelangi adalah tempat wisata di Jogja yang terdiri atas berbagai hiasan lampion dengan lampu berwarna-warni.

Oleh karena itu, tempat ini sangat ideal untuk dikunjungi pada malam hari. Objek wisata Taman Pelangi tepat dijadikan sebagai tempat bersantai untuk seluruh anggota keluarga. Pengunjung bisa masuk ke dalam objek wisata ini dengan melalui Jalan Ring Road Utara, yaitu setelah perempatan Jalan Kaliurang.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, Anda juga bisa memanfaatkan kendaraan umum karena akses transportasi ke tempat ini cukup mudah. Dan juga menjadi salah satu tempat rekreasi para warga sekitar terutama anak-anak muda.

16). Waduk Sermo

Waduk Sermo Jogja

Waduk Sermo adalah salah satu bendungan air yang memiliki luas sekitar 21,3 km persegi. Lokasinya di Desa Hargowilis, Kokap, Kulonprogo, tidak terlalu jauh dari objek wisata Kalibiru. Air dari waduk ini digunakan untuk keperluan irigasi persawahan yang terletak di sekitarnya.

Bahkan, penduduk setempat juga menjadikannya sebagai sumber air bersih bagi kebutuhan rumah tangga. Di Waduk Sermo, pengunjung bisa sekadar bersantai di sepanjang tepi bendungan yang ditumbuhi dengan pepohonan yang rindang.

Pengunjung juga bisa berjalan kaki, jogging, atau bersepeda menyusuri tepi waduk. Bagi yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda, tersedia fasilitas perahu mesin sederhana yang bisa mengantarkan Anda mengelilingi waduk sambil merasakan indahnya perpaduan ciptaan Tuhan dan manusia sebagai tempat wisata populer di Jogja.

17). Gua Pindul

Gua Pindul Jogja

Gua Pindul adalah salah satu kawasan wisata di Gunungkidul yang menawarkan keunikan tersendiri. Gua ini memiliki panjang 300 meter dan terdapat stalaktit yang sangat besar di dalamnya. Konon, stalaktit ini merupakan salah satu yang paling besar di dunia.

Pada bagian dasar gua, ada air yang mengalir sehingga pengunjung harus menggunakan ban dan alat pengaman selama menyusuri gua. Berkunjung ke Gua Pindul sangat menyenangkan dan menantang, khususnya bagi para pecinta wisata alam dan petualangan. Oleh karana itu, perjalanan selama hampir 30 menit ini tidak akan terasa lama.

Di dalam gua juga hidup banyak kelelawar yang menggantung di antara stalaktit-stalaktit. Dalam kegelapan, pemandu akan membantu Anda untuk melihat menggunakan bantuan senter.

Untuk merasakan pengalaman seru ini, Anda hanya perlu membayar Rp 30.000 per orang. Biaya ini sudah mencakup ban, jaket pelindung, dan pemandu selama berada di dalam Gua Pindul. Untuk sobat traveller jangan lupa untuk mengabadikan moment berharga dalam perjalanan wisata menarik menyusuri Gua Pindul.

18). Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran

Objek wisata yang unik dan eksotis ini berada di wilayah Desa Nglanggeran, Pathuk, Gunungkidul. Jaraknya dari pusat kota adalah sekitar 25 km. Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan kawasan yang memiliki bentang alam yang sangat indah.

Menurut penelitian, gunung ini adalah gunung purba yang terbentuk karena magma yang membeku sekitar 60 juta tahun yang lalu. Dari ketinggian, pengunjung bisa menikmati keindahan matahari terbit maupun terbenam. Pemandangan alam mempesona yang membentang luas menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke tempat wisata di Jogja ini.

Untuk masuk ke area ini, tiket masuk dipatok Rp 7.000 pada pagi hari dan Rp 9.000 pada malam hari. Lokasi ini juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk berkemah, melakukan panjat tebing, atau sekadar merasakan suasana alam yang berbeda. Ada 3 gardu pandang yang tersedia, mulai dari yang rendah, sedang, dan tinggi di sepanjang jalan menuju puncak gunung.

Puncak yang dikenal dengan nama Gunung Gede bisa dicapai dengan perjalanan yang cukup menantang selama 1 jam. Sepanjang jalan, akan terlihat bongkahan-bongkahan batu yang sangat besar. Jangan khawatir, tersedia tali dan tangga untuk membantu Anda tiba dengan selamat sampai di puncak Gunung.

19). Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk

Bagi yang senang dengan pemandangan alam yang natural dipadu dengan kesegaran air yang masih jernih, berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk adalah pilihan yang tepat. Ini adalah salah satu air terjun yang berada di Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul. Letaknya sekitar 40 km dari pusat kota Jogja.

Ada dua pilihan rute bagi pengunjung yang ingin menuju Air Terjun Sri Gethuk. Pertama, menyusuri jalan yang berdampingan dengan sawah-sawah dan deretan pohon kelapa. Pilihan kedua adalah melewati Sungai Oyo dengan rakit sederhana bertenaga mesin.

Selama perjalanan singkat ini, pengunjung akan dimanjakan dengan nuansa alami yang dari pemandangan di sekitar sungai. Air terjun mengalir di antara tebing-tebing karst. Ukurannya memang tidak terlalu tinggi. Namun, hal menarik yang terlihat jelas adalah warna bebatuan yang tersusun sangat cantik.

Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan pijatan alami dari air yang mengalir. Selain menyegarkan, ternyata berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk juga menyehatkan. Aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah berenang. Kedalaman Sungai Oyo di sekitar air terjun adalah sekitar 10 m.

Bagi yang tidak ahli berenang, tersedia pelampung. Untuk mengakses tempat wisata alam di Jogja ini, Anda hanya perlu membayar Rp 5.000 per orang. Sementara itu, sewa perahu adalah Rp10.000 per orang.

20). Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu adalah salah satu museum kebanggaan warga Jogja karena pernah dinobatkan sebagai museum terbaik di Indonesia. Di dalam museum ini, pengunjung akan diajak untuk melacak sejarah dan kekayaan tradisi serta budaya Indonesia melalui beragam koleksi yang terdapat di dalamnya.

Museum ini terletak di Jl. Boyong Km 25 Kaliurang Barat.Untuk mencapainya, paculah kendaraan Anda dari Gerbang Kaliurang sejauh 2 km. Setelah tiba di pertigaan Patung Udang, ambilah jalur ke utara lalu ke kanan. Ada baiknya, Anda menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih fleksibel untuk mencapai lokasi.

Museum Ullen Sentalu dibuka untuk umum setiap hari, yaitu pada pukul 09.00 WIB dan sebelum 16.00 WIB. Untuk tiket masuk, pengunjung perlu membayar Rp 25.000 per orang. Dengan harga ini, kita sudah bisa melihat-lihat berbagai koleksi kain batik, surat, alat musik tradisional, hingga lukisan yang bernilai sejarah tinggi.

Uniknya, di dalam museum ini pengunjung tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan kamera. Para pengunjung dilarang untuk memotret isi di dalam Museum Ullen Sentalu. Dan peraturan tersebut wajib yang harus di patuhi setiap para pengunjung wisata Museum Ullen Sentalu Jogja.

21). Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis Jogja

Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke objek wisata ini ketika sedang berada di Jogja.

Apa saja yang menarik dari Pantai Parangtritis ini ?

Pada umumnya, daya tarik objek wisata pantai terletak pada pasir putihnya yang membentang. Namun, pasir Pantai Parangtritis justru berwarna hitam. Meskipun demikian, pilihan aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan di tempat wisata di Jogja ini cukup banyak dan beragam.

Beberapa di antaranya adalah bermain air, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menyusuri pesisir pantai dengan naik bendi, atau sekadar duduk bersantai menikmati pemandangan indah di sore hari di temani minuman kelapa muda yang akan menambah liburan Anda menyenangkan.

Bukan hanya itu, pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang menakjubkan. Minimnya cahaya akan membuat pemandangan langit di malam hari yang dipenuhi bintang terlihat semakin cantik. Sebagai pelengkap, Anda bisa menikmati kerenyahan jagung bakar sembari menghangatkan badan dengan wedang ronde.

Untuk mencapai tempat wisata ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Namun, jangan khawatir karena ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini, atau menggunakan kendaraan pribadi lebih memudahkan Anda lebih cepat berada di tempat wisata Jogja yang menarik ini.

22). Taman Pintar

Taman Sari Jogja

Taman Pintar merupakan tempat liburan di Jogja yang tepat bagi anak-anak dan keluarga. Selain berlibur, berkunjung ke Taman Pintar akan menambah wawasan si kecil. Berbagai wahana yang tersedia di dalamnya, seperti wahana teater 3D dan wahana bahari, akan mengajak anak untuk belajar sekaligus bermain.

Taman Pintar bisa dikunjungi pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap hari. Lokasinya adalah di Jl. Panembahan Senopati No.1-3, tidak terlalu jauh dari Malioboro. Ada banyak modal transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, mulai dari bus umum, bus Trans Jogja, taksi, delman, becak, atau kendaraan pribadi.

Selain bisa mengunjungi wahana-wahana yang tersedia, anak-anak juga bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan dan bermanfaat di Taman Pintar. Misalnya, belajar membatik. Sungguh, mengisi liburan ke tempat-tempat wisata jogja sangat menarik dan menyenangkan.

23). Taman Sari

Taman Pintar Jogjakarta

Taman Sari adalah tempat permandian para putri raja pada masa lalu. Tidak mengherankan jika bangunan ini terlihat artistik dan menarik meskipun kondisinya sudah mulai usang dimakan waktu. Tempat wisata di Jogja ini juga kerap digunakan sebagai lokasi foto prewedding oleh para pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahannya.

Lokasi Taman Sari berada di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta. Dari Keraton, jaraknya hanya sekitar 1 kilo meter. Biaya tiket masuk ke dalam Taman Sari hanya sekitar Rp 5.000 per orang. Pengunjung bisa datang antara pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Bagi yang sekedar ingin bersantai di sore hari, Taman Sari juga sangat direkomendasikan untuk Anda.

24). Museum Affandi

Museum Seni Lukis Affandi

Objek wisata selanjutnya yang mampu dikunjungi di jogja adalah museum affandi. Terletak pada jl. Laksda adisucipto 167, museum affandi menyimpan koleksi lukisan pelukis affandi semasa beliau hayati serta aktif berkarya. Bukan hanya lukisannya, ada juga beberapa karya pelukis lain di museum ini.

Bila dihitung-hitung, mungkin sudah ada kurang lebih sekitar 300 benda seni yg ada pada museum affandi. Terdapat pula aneka macam benda serta koleksi foto yg menggambarkan bepergian hidup sang pelukis. Bagi anda yang hobby melukis, jangan lewatkan kawasan wisata pada jogja yg satu ini.

Akses transportasi terbilang sangat simpel karena jl. Laksda adisucipto termasuk galat satu jalan primer di jogja. Nah, buat masuk ke dalam museum, pengunjung perlu membayar tiket masuk seharga rp20.000 per orang. Jam operasional museum ialah asal pukul 09.00 wib sampai 14.00 wib setiap hari.

25). Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan

Tempat wisata ini berada di wilayah mangunan, dlingo, bantul. Buat mencapainya, pengunjung perlu menempuh jeda lebih kurang 35 km dari sentra kota atau sekitar 1 hingga 1,5 jam bepergian. Meskipun demikian, kelelahan selama perjalanan akan terbayar waktu telah tiba di lokasi wisata.

Bagian yang paling menarik dari kebun buah mangunan artinya pemandangan alam yang sangat rupawan ditinjau berasal ketinggian, yaitu kurang lebih 150–200 mdpl. Selain itu, pengunjung akan disuguhi menggunakan keindahan pesona sungai oyo yang mengalir jalurnya berkelok-kelok.

Di musin tertentu, pengunjung juga bisa menikmati butir-buahan yg mampu dipetik sendiri, mirip jambu, jeruk, serta mangga. Terdapat juga area buat outbond, berkemah, bahkan memancing, yang tersedia pada daerah wisata alam ini. Buat menikmati semua fasilitas itu, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebanyak Rp 5.000 per orang.

26). Pantai Timang (Kereta Gantung)

Pantai Timang (Kereta Gantung)

Pantai timang merupakan salah satu pantai yang terbesar di wilayah gunungkidul, Jogja. Bepergian buat menuju pantai ini sangat menantang. Jalan menuju ke pantai ini sangat terjal serta berbatu. Pantai timang memiliki pemandangan yg sangat menawan menggunakan pasir putih yang terhampar bersih disepanjang pesisir pantai ini.

Tanaman pandan berderet tumbuh subur disekitar pantai ini menambah keindahan panorama pantai timang gunungkidul sungguh membuat terpesona khususnya para wisatawan yang tengah berlibur dan berwisata di tempat ini.

Pulau Timang memang bukan pulau seperti pada umumnya yang berupa sebidang tanah dengan pesisir yang berpasir. Pulau ini tidak lebih berupa bongkahan batu karang yang besar dengan tebing yang sangat curam. Untuk mencapai Pulau Timang ini wisatawan harus menggunakan semacam gantole tradisional atau kereta gantung yang terbuat dari kayu dan bambu.

Dirangkai dengan tambang tali plastik yang sangat kuat sehingga dapat menopang berat badan dari seseorang dan selanjutnya ditarik oleh beberapa orang sehingga gantole tersebut akan bergerak ke arah Pulau Timang. Jarak luncur dari gantole ini sekitar 50-100 meter kearah barat dari Pantai Timang.

Dibutuhkan mental yang kuat bila ingin mencoba menyeberang kesana, karena sepanjang jarak tersebut anda akan meluncur sendirian menaiki gantole diatas lautan yang dalam dengan ombak yang sangat besar.

27). Kampung Teletubies

Kampung Teletubies

Kampung Teletubbies adalah sebuah perkampungan unik yang terletak di desa Sumberharjo, Prambanan, Sleman. Perkampungan ini unik karena bentuk bangunannya yang bulat-bulat seperti rumah Teletubbies. Meski sebenarnya juga mirip dengan rumah Igloo atau Hobbit, tapi mungkin karena figur Teletubbies lebih dikenal di Indonesia, jadilah disebut rumah Teletubbies.

Rumah Dome ini memiliki tiga kelebihan utama yaitu tahan gempa, tahan kebakaran dan tahan terhadap ancaman badai. Perkampungan yang dibangun di tanah kas desa seluas 2,6 hektar ini merupakan relokasi penduduk desa Ngelepen yang menjadi korban gempa Jogja pada Mei 2006 lalu.

Untuk masuk ke kompleks perkampungan Teletubies pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000 / orang, dan bebas berkeliling melihat-lihat seluruh area perkampungan. Kawasan perkampungan ini juga sudah dilengkapi fasilitas jaringan internet nirkabel (Wi-fi) gratis. Pelayanan sekretariatnya sendiri buka dari jam 07.00 WIB hingga jam 18.00 WIB.

28). Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark (SKE) adalah sebuah wahana rekreasi keluarga yang berdiri diatas lahan seluas 7 hektar dan secara resmi beroperasi sejak Desember 2014 lalu. SKE ini merupakan unit usaha dari Kusuma Agrowisata yang berpusat di Batu, Jawa Timur serta mengusung konsep edukasi yang memperhatikan nilai budaya Jawa.

Wahana yang menjadi primadona di tempat wisata Jogja ini, adalah Cakra Manggilingan atau Ferris Wheel. Cakra Manggilingan ini diakui sebagai yang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 48 meter. Berkapasitas 28 kabin yang masing-masing bisa menampung 4 orang dewasa. Anda bisa menikmati pemandangan Jogja dan sekitarnya dari ferris wheel ini.

Wahana kedua yang cukup unik adalah Sepeda Mabur atau flying bicycle dimana anda bisa bersepeda diatas rel dengan ketinggian sekitar 3 meter dan panjang rel 100 meter mirip roller-coaster namun mendatar (tanpa naik/turun). Selain kedua wahana itu, tidak ada yang spesial.

Diantaranya adalah Pit Egrang, Bumper Car, Trampolin, Flying Chair, Fun Train, Komidi Puter, Arena bermain dan aneka coin games atau arcade, dan Flying fox. Ada juga wahana yang hingga kini belum beroperasi yakni Cinema 7D dan Everslide.

Untuk tiket masuk wahana wisata ini menggunakan sistem deposit minimal Rp 50.000 berbentuk kartu yang akan terpotong saldonya saat digunakan di masing-masing wahana permainan. Jika saldo habis, kartu tersebut bisa di-top-up minimal Rp 50.000 di beberapa counter yang ada di dalam arena.

Wahana rekreasi Sindu Kusuma Edupark beroperasi setiap hari Senin – Jumat dari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB dan setiap hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

29). Seribu Batu Songgo Langit

Seribu Batu Songgo Langit Jogja

Lokasi tempat wisata Jogja ini masih berada di kawasan Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul. Tempat ini telah menjadi salah satu wisata kekinian yang selalu ramai diburu oleh para pelancong yang doyan berselfie dan berfoto ria bersama sahabat maupun keluarga tercinta.

Wisata Seribu Batu Songgo Langit yang merupakan salah satu wisata yang berada di Jl. Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, kawasan wisata ini memang benar-benar disajikan untuk para pelancong yang bewisata ke Jogja.

Merupakan salah satu wisata alam dengan panorama menawan ini memiliki konsep hampir sama seperti Hutan Pinus Mangunan yang telah eksis sebelumnya. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, tempat wisata yang satu ini memiliki arti “Seribu Batu yang Menopang Langit.”

Selain kumpulan batu-batu indah, Anda juga bisa melihat spot berfoto yang tidak boleh terlewatkan, mulai dari gardu pandang, bebatuan besar yang fotogenik, pepohonan yang indah serta rimbun, dan sampai Rumah Hobbit yang tak kalah hits dari yang lainnya di tempat wisata Jogja ini.

30). Puncak Widosari

Puncak Widosari Jogja

Puncak widosari, merupakan destinasi wisata yang terletak di Dukuh Tritis, Desa Ngargosari, Kec. Samigaluh, Kab. Kulon progo Yogyakarta. Jelajah wisata nusantara akan mengeksplorisasi tentang keindahan potensi wisata alam Jogja. salah satu ciri khas dari Kabupaten Kulon progo adalah dengan perbukitan menoreh yang merupakan perbukitan kapur yang membentang panjang.

Mungkin jika para sobat traveller belum pernah mendengar tentang wisata puncak widosari tersebut terasa asing dan bertanya – tanya daerah mana obyek wisata ini, atau mungkin malah yang kalian ketahui hanyalah obyek wisata puncak suroloyo yang sekarang menjadi icon Kabupaten Kulon progo.

Puncak widosari merupakan tempat wisata alternatif kedua selain puncak suroloyo yang mempunyai kesamaan tentang keindahan wisatanya walaupun puncak suroloyo lebih terkenal lebih dahulu namun suatu saat puncak widosari tidak akan kalah karena potensi wisata dengan nuansa alam yang terdapat disini bisa Anda rasakan sendiri saat berkunjung ke tempat wisata ini.

Puncak widosari menawarkan keindahan alam dengan suasana alam perbukitan yang sejuk, rindang serta pemandangan alam menawan yang sangat cocok untuk di kunjungi bagi para pecinta wisata alam dengan nuansa perbukitan, karena dari tempat ini mata Anda akan dimanjakan oleh karya seni Tuhan yang sungguh sangat luar biasa indahnya dan menjadi magnet atau daya tarik wisata alam puncak widosari.

Deretan perbukitan yang menjulur dan terlihat hijau ini membuktikan bahwa nusantara alam Indonesia memang tak kalah dengan tempat wisata yang ada di luar negeri. Tempat wisata ini sering dijadikan sebagai tempat nongkrong bagi anak muda, dengan berlatar belakang keindahan hamparan perbukitan lokasi ini menjadi tujuan wisata alternatif yang patut dikunjungi.

31). Gua Rencang Kencono

Gua Rencang Kencono

Gua Rancang Kencana terletak di Dukuh Menggoran, Desa Bleberan Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul, sekitar 40 km dari pusat kota Jogjakarta. Untuk menuju kesana medan jalannya terus menanjak dengan banyak jurang di kanan dan kiri jalan.

Selama perjalanan menuju ke lokasi banyak terdapat hutan dengan jenis pohon jati, kayu putih, mahoni, pinus, dan sebagainya. Sesampai di Pertigaan Gading maka para penelusur dapat melanjutkan perjalanan dengan naik angkutan umum menuju ke Pertigaan Menggoran.

Harga tiketnya Rp 3000 per orang. Tiket tersebut terbilang cukup murah. Karena tiket itu bisa digunakan oleh para penelusur untuk masuk ke dua lokasi wisata yaitu air terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencana yang letaknya masing-masing berada sekitar 200 meter dari pos tiket masuk.

Gua Rancang Kerono berada di bawah tanah. Banyak sekali stalaktit dan stalakmit yang bisa Anda temukan di dinding-dinding gua namun memang sudah tidak mampu meneteskan air lagi. Setelah melewati aula gua yang besar, anda akan tiba di suatu ruangan yang berukuran sempit dengan pintu masuk yang berada di ujung aula gua.

Alamat : Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Yogyakarta

33). Blue Lagoon Jogja

Blue Lagoon Jogja

Awalnya tempat wisata Jogja ini mempunyai nama resmi, yaitu Pemandian Tirta Budi. Namun, anak-anak muda dan warga sekitar sudah terlanjur mengenalnya dengan nama Blue Lagoon karena airnya yang begitu jernih dan memiliki warna biru.

Meskipun mungil dan jauh berbeda dengan Blue Lagoon yang ada di Iceland, pemandian ini tetap saja unik mampu menarik perhatian banyak wisatawan untuk berkunjung. Apa bila menjelang akhir pekan dan hari libur nasional dapat di pastikan tempat wisata Jogja ini selalu ramai oleh pengunjung.

Untuk mencapai lokasi wisata air ini tidak sulit, dan cenderung mudah untuk di temukan jika Anda datang dari arah Jogja kota, langsung saja arahkan kendaraan ke Jalan Kaliurang. Sesampainya di kilometer 13, akan menemukan pertigaan Jalan Raya Besi-Jangkang di sebelah kanan jalan. Belok dan ikuti saja jalan raya ini hingga sampai di Pasar Jangkang.

Dari pertigaan Pasar Jangkang, ambil arah kanan sekitar 100 meter dan ikuti petunjuk arahnya. Maka Anda akan sampai di Blue Lagoon tempat wisata jogja yang menarik dan populer di kalangan wisatawan di Yogyakarta.

34). Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan juga disebut memiliki seribu buah candi karena adanya cerita rakyat Roro Jonggrang, namun sebenarnya hanya ada sekitar 240 candi di kompleks tempat wisata ini. Tempat wisata ini menghadap timur, tetapi terdapat empat pintu masuk di masing-masing mata angin. Gerbang utama candi ini adalah yang berada di sebelah timur.

Candi ini merupakan persembahan bagi Dewa Siwa yang dalam ajaran Hindu dikenal sebagai Dewa Penghancur. Menurut prasasti Siwaghra yang saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, nama asli kompleks candi ini adalah Siwaghra yang berasal dari bahasa Sansekerta, yang mempunyai arti Rumah Siwa.

Candi Prambanan dikenal juga sebagai Candi Roro Jonggrang. Cerita rakyat ini bermula dari Roro Jonggrang, putri kerajaan yang kecantikannya tak diragukan lagi. Banyak pemuda yang datang dengan maksud melamar sang putri, termasuk Bandung Bondowoso. Meskipun Bandung Bondowoso terkenal sakti dan kuat, namun Roro Jonggrang tidak menyukainya.

Pada malam purnama setiap bulannya pada pukul 20.00 – 22.00. Pada saat itu, digelar pertunjukan sendratari Ramayana di panggung terbuka trimurti dengan latar ketiga candi dewa yang disoroti lampu. Pertunjukan di panggung terbuka ini hanya dilakukan pada saat musim kemarau, sedangkan pada musim hujan, lokasi pertunjukan dipindahkan ke panggung tertutup.

35). Puncak Dipowono Jogja

Puncak Dipowono Jogja

Puncak Dipowono merupakan wisata alam yang tergabung dalam Kawasan Wisata Terpadu Hutan Kemasyarakatan Kulon Progo dan dikelola oleh beberapa kelompok Hkm yang ada di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, terdapat 7 kelompok Hutan Kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Kulon Progo dan salah satunya adalah Hkm Sido Akur yang turut mengelola obyek wisata ini.

Saat berada di Puncak Dipowono, para pengunjung akan disuguhkan pemandangan alam dari ketinggian yang hampir mirip dengan suasana di Kalibiru. Hamparan perbukitan hijau dan Waduk Sermo nampak terlihat indah di kejauhan. Vegetasi dominan berupa pepohonan jati, pinus, dan kayu putih turut menambah keindahan pemadangan di sekeliling obyek wisata Jogja ini.

Tempat wisata Puncak Dipowono ini menawarkan spot foto di atas pohon pinus yang tidak kalah menarik. Meskipun belum seramai Kalibiru, namun lokasinya yang berdekatan membuat obyek wisata ini layak untuk dikunjungi. Terlebih sebagai alternatif jika tidak telalu suka dengan keramaian. Terdapat satu buah spot foto di atas pohon pinus.

Selain itu, juga terdapat beberapa gazebo dan tempat duduk untuk para wisatawan bersantai. Terbaik untuk berkunjung, pada sore dan pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berkunjung. Selain sejuk dan tidak terlalu panas, pengunjung juga dapat melihat pemandangan sunset dan sunrise yang cukup indah.

Lokasinya yang berada di ketinggian dan cukup terbuka membuat pemandangan yang ada terlihat luas. Jika cuaca cerah, kita dapat menikmati keindahan waduk sermo, lautan pantai glagah, gemerlap kota wates, dan gunung merapi sekaligus di satu tempat wisata Jogja Ini.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Loading...
error: Endeso Sampean !!!